-->

Pemakamannya Sempat Ditolak Warga, Hasil Swab Test Covid-19 Wanita ini Ternyata Negatif

Selasa, 12 Mei 2020 / 20:59
Foto : Proses pemakaman almarhum Zubaidah


e-news.id

Binjai - Sempat mendapatkan penolakan dari masyarakat di Kecamatan Binjai Timur, saat akan dimakamkan. Ternyata, Zubaidah (44) warga Jalan Mayjen Sutoyo Lingkungan I, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat, Binjai, dinyatakan negatif mengidap virus Corona, Selasa (12/5/2020).

Wanita yang sempat dirawat selama sepekan di Rumah Sakit (RS) Artha Medica Binjai itu, dinyatakan tidak terjangkit virus Corona, setelah pihak RS Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, merilis Swab Test Covid-19 dirinya, dan hasilnya adalah negatif.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Binjai, Dr. Sugianto Sp.OG. diwawancarai melalui telepon seluler pribadi miliknya, ia mengatakan, dari hasil swab test yang diterimanya, wanita yang telah meninggalkan 3 orang anak itu, dinyatakan negatif Corona.

"Benar pak Sirait, kemarin tanggal 10 Mei, kita terima hasil swab test-nya dari Rumah Sakit USU, dan hasilnya adalah negatif virus Corona, atau dengan kata lain tidak mengidap pandemi Covid-19," ujar Dr. Sugianto Sp.OG.

Berkaitan dengan status Zubaidah yang dinyatakan negatif Corona, Kadis Kesehatan Kota Binjai, memberikan pernyataan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap keluarganya, dan hasilnya negatif.

"Jadi, kita juga telah memeriksa keluarganya, yaitu, suaminya dan juga 3 anaknya, dan hasilnya juga negatif virus Corona," katanya.

Foto : Dua dari kanan, Kadis Kesehatan Kota Binjai, Dr. Sugianto Sp.OG, saat melakukan pengecekan ke Rumah Sakit Artha Medica Binjai.


Selain itu, menanggapi adanya penolakan dari warga atas jenazah Zubaidah yang rencananya akan dimakamkan di wilayah Kecamatan Binjai Timur, namun akhirnya terpaksa dilakukan di Kecamatan Binjai Barat, Dr. Sugianto Sp.Og, kembali menegaskan, dalam menangani Covid-19 beserta korban yang diduga mengidap penyakit tersebut, pihaknya memiliki prosedur penanganan dan masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

"Jadi begini, dalam penanganan virus Corona kita kan punya SOP, yang bahayanya itu, pasien yang diduga Covid-19 itu dalam 4 jam harus dikebumikan, jika tidak maka akan terjadi proses pembusukan pada tubuhnya, sehingga kuman ini akan menguap, jika sudah di dalam tanah tidak ada penguapan lagi, jadi masyarakat tidak perlu khawatir ataupun panik, dan juga proses penguburannya dimasukkan ke dalam peti terus dibungkus plastik, disemprot Disinfektan baru dikebumikan, jadi masyarakat harus tau itu," tegas mantan Direktur RSUD Dr RM Djoelham Binjai itu.

Selain itu, Kadis Kesehatan Kota Binjai, turut menambah, prihal 4 disiplin yang harus dilakukan masyarakat agar terhindar dari wabah pandemi Covid-19. Keempat disiplin tersebut terangkum dalam protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Sebenarnya, yang terpenting itu adalah, masyarakat harus melaksanakan 4 disiplin yang telah ditetapkan pemerintah dalam protokol kesehatan, yaitu, jaga jarak atau phsycal distancing, tidak berkumpul atau sosial distancing, sering cuci tangan pakai sabun dan selalu menggunakan masker jika berkegiatan di luar rumah," tambahnya.

Di sisi lain, ketika awak media ini mengkonfirmasi lebih jauh kepada manajemen RS Artha Medica Binjai, sebagai pihak yang merawat pasien atas nama Zubaidah, terhitung tanggal 23 April hingga dinyatakan meninggal dunia pada Kamis 30 April 2020 sekira pukul 20:00 WIB, dengan hasil Rapid Test positif Corona, melalui Dr. Dedi, mendapatkan jawaban serupa, yaitu pembenaran wanita tersebut negatif mengidap Covid-19.

"Iya pak Sirait, hasil swab test pasien atas nama Zubaidah, adalah negatif Corona, jadi sebenarnya kemarin kita sudah coba rujuk ke rumah sakit rujukan di Medan, namun semua penuh, namun dalam hal ini, bapak Dr. Sugianto dari Dinas Kesehatan Binjai dan bapak Dr. David dari RSUD Dr RM Djoelham Binjai, telah membantu kami dalam penanganan pasien tersebut, itu yang bisa saya sampaikan pak," ungkap Dr. Dedi, di ujung telepon selulernya. (RFS).

Baca Juga : Seorang Kades Dikapak Warganya Hingga Bersimbah Darah, Kapolsek : Belum Diketahui Motifnya

Komentar Anda

Terkini