-->

Dua Tahun Berkeliaran, Acek Ditemukan Tewas di Kampung Tanjung

Kamis, 15 Agustus 2019 / 21:19
Jenazah Acek di lokasi kejadian 


e-news.id

Binjai - Berkeliaran selama 2 tahun belakangan ini, Seorang pria yang biasa disapa dengan sebutan Acek (64) ditemukan tewas di Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Binjai / Kampung Tanjung, Kamis (15/8) sekira pukul 15:30 WIB sore.

Pria yang diduga mengidap ganguan jiwa itu, pertama kali ditemukan telah meregang nyawa dengan posisi terlentang, tepat di depan rumah warga oleh anak-anak yang tengah bermain, di sekitar lokasi tersebut.

Selanjutnya, temuan itupun dilaporkan kepada Kepala Lingkungan I atas nama Irwan dan meneruskan kepada pihak kepolisian Polres Binjai. Mendapat laporan tersebut, petugas pun bergegas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hal ini sesuai dengan konfirmasi awak media ini kepada Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting, yang mengatakan sebelum ditemukan tewas, Acek diketahui sudah berada di sekitar lokasi tersebut selama 2 tahun belakangan ini.

"Tadi kita menerima informasi tentang adanya sesosok mayat di sekitar rumah warga, selanjutnya kita melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan saksi yaitu Kepling setempat dan didapat info kalau korban mengidap gangguan jiwa dan sudah berkeliaran di sana selama 2 tahun terakhir ini," ujar Siswanto.

Petugas kepolisian saat melakukan oleh TKP dan mengambil keterangan saksi di lokasi kejadian 


Selain itu, Siswanto juga menjelaskan bahwa korban sudah mengalami sakit fisik selama sepekan terakhir, dan hal itu juga diketahui oleh warga yang berdomisili di tempat tersebut.

"Tadi, dari keterangan Keplingnya juga, di korban ini sepertinya sudah sakit selama seminggu ini, dan warga sekitar juga mengetahuinya," terangnya.

Saat ditanya, apakah ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban Acek, Siswanto menuturkan, dari hasil pemeriksaan awal belum ditemukan adanya prihal tersebut.

"Dari hasil olah TKP anggota kita di lapangan, saat ini belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban," ungkap Siswanto.

Siswanto juga menambahkan, usai dilakukan oleh TKP, jenazah korban selanjutnya dibawa pihak kepolisian ke RSUD Dr RM Djoelham Binjai, untuk selanjutnya menyerahkan masalah tersebut kepada Dinas Sosial Binjai, dikarenakan tidak adanya keluarga korban.

"Setelah kita bawa ke rumah sakit, prihal ini akan kita serahkan kepada Dinas Sosial Kota Binjai, karena kita tidak tahu siapa keluarganya, dan disini saya jyga menghimbau, jika ada yang mengenali korban, dapat berkoordinasi dengan pihak Dinsos," tambahnya. (RFS).
Komentar Anda

Terkini