-->

Pemko Bersama Polres Binjai Peringati HPSN

Jumat, 22 Februari 2019 / 01:30
Walikota Binjai HM Idaham SH Msi dan Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, berfoto bersama peserta HPSN


e-news.id

Binjai - Hari Peduli Sampah Nasional di Binjai diperingati dengan menggelar apel dan   gotong royong kebersihan  di lokasi  tempat pembuangan akhir  (TPA) sampah, di  Jl. TPA Kelurahan Mencirim, Kp. Nangka, Kec. Binjai Timur, Kamis (21/02/2019).

Apel diikuti  Walikota Binjai, H. Muhammad Idaham, SH, M.Si, Sekda  M Mahfullah P Daulay, unsure kepolisian, ASN dan masyarakat.   Bertindak sebagai Pembina apel Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH. Dalam sambutannya Kapolres   menyampaikan tujuan utama peringatan ini, yaitu untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

            “Maksud dan tujuan acara hari ini,  yang pertama adalah untuk memupuk rasa silaturahmi kita, yang kedua memupuk kepedulian kita terhadap lingkungan yang dimulai dari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan kita yang dimulai dari tempat kita masing - masing”, jelasnya.

            Kapolres juga memberikan imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dan menerapkan budaya bersih.

            “Saya minta dan hibau, pak wali juga menghimbau untuk kita saling menjaga kebersihan dilingkungan kita, jadi budaya bersih itu supaya diterapkan dengan contoh membuang sampah pada tempatnya”, ucapnya.

            ”Kebiasaan jelek kita supaya diubah, mulai sekarang kita ubah mindset kita agar menerapkan budaya bersih dalam kehidupan kita. Kita contoh negara Jepang yang disiplin dan kebersihannya benar-benar dijaga”, sambungnya.

            Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional mengangkat tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai”

            Hari Peduli Sampah Nasional diperingati setiap tanggal 21 Februari. Peringatan ini untuk mengenang mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 dimana longsoran gunung sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah mengakibatkan 157 jiwa melayang dan dua kampung hilang dari peta karena tergulung longsoran. (Red).

Komentar Anda

Terkini