Usai Mengikuti Kegiatan Silat, Seorang Santri Tewas Tenggelam

Senin, 26 November 2018 / 06:23
Korban saat dievakuasi dari dalam sungai oleh Tim Tagana


e-news.id

Binjai - Seorang santri dari Pondok Pesantren Ustman Bin Affan, tewas tenggelam usai mengikuti kegiatan pencak silat di aliran sungai Pantai Beguldah, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Binjai, Senin (26/11).

Korban diketahui bernama Muhammad Hafizh (14) warga Desa Seintis Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Dan ditemukan tewas pertama kali oleh saksi Korongan Sitepu (38) warga Beguldah II Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Binjai Selatan, Binjai, berserta Tim Tagana Pantai Beguldah, pada Minggu 25 November sekira pukul 16:00 WIB kemarin.

Informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian Polres Binjai, terkait kronologis tewasnya seorang santri tersebut bermula ketika korban bersama rekan-rekan nya hendak mandi di sungai, seusai mengikuti kegiatan pencak silat di Tanah Lapang Merdeka Kota Binjai.

Dari sana, korban bersama para santri lainnya berangkat ke area pemandian Pantai Beguldah. Selanjutnya, ketika korban mencoba berenang di aliran sungai tersebut, korban malah terbawa oleh arus yang cukup deras hingga tenggelam.

Korban saat berhasil dievakuasi dari dalam sungai


Mengetahui hal itu, kepala rombongan atas nama Khoirul (36) warga Jalan Jatian Gang Mesjid, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percit Sei Tuan, Deli Serdang, langsung menghubungi Tim Tagana Pantai Beguldah, untuk dilakukan pencarian terhadap korban.

Setelah kurang lebih lima jam melakukan pencarian, akhirnya Tim Tagana dibantu warga, berhasil menemukan Muhammad Hafizh dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Dan selanjutnya dibawa ke RSUD Dr RM Djoelham Binjai untuk di outopsi.

Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak SIK, melalui Pjs Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting, ketika dikonfirmasi awak media membenarkan membenarkan peristiwa tersebut dengan mengatakan pihaknya sudah mengambil data dan keterangan beberapa orang saksi.

"Benar, kita terima informasi terkait tewasnya seorang santri karena terbawa arus sungai, dan kita telah ambil keterangan dari beberapa orang saksi," ujar Siswanto Ginting. (RFS).

Komentar Anda

Terkini