Peringati Sejarah Perang Laut Aru, Batalyon Infanteri 8/Marinir Gelar Upacara

Rabu, 15 Januari 2020 / 01:58
Danyonif 8/Marinir Letkol Marinir Danang Ary Setiyawan S.A.P, M.Tr (Hanla) saat memimpin upacara peringatan Hari Dharma Samudera


e-news.id

Langkat – Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera Tahun 2020, sekaligus mengenang sejarah pertempuran di Laut Aru, Maluku, Batalyon Infanteri 8/Marinir, menggelar upacara bendera di Lapangan Sepak Bola Yonif 8/Marinir, Pangkalan Berandan, Langkat, Sumatera Utara, Rabu (15/01/2020) pagi.

Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri 8/Marinir Letkol Marinir Danang Ary Setiyawan, S.A.P.,M.TR (Hanla) serta dihadiri para perwira staf Yonif 8/Marinir dan melibatkan pasukan upacara terdiri dari 4 SSK.

Dalam upacara kali ini, rasa khidmat mulai dirasakan para prajurit TNI AL, ketika detik-detik penaikan bendera Merah Putih, lalu mengheningkan cipta, dan puncaknya pada saat pembacaan sejarah heroisme pertempuran laut dalam rangka mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Salah satu peristiwa heroik itu ialah pertempuran di Laut Aru pada tanggal 15 Januari 1962 lalu, dimana telah terjadi  perang laut yang melibatkan kapal cepat torpedo Angkatan Laut Republik Indonesia yaitu KRI Matjan Tutul, KRI Harimau dan KRI Matjan Kumbang yang bertempur menghadapi kapal perang Kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih pada masa itu.

Prosesi penaikan bendera Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Dharma Samudera di Lapangan Sepakbola Yonif 8/Marinir Pangkalan Berandan.


Komodor Yos Sudarso yang ketika itu menjabat sebagai Deputi Kasal, on board RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (SOPA), bersama awak kapal RI Macan Tutul, akhirnya gugur di medan pertempuran sebagai kusuma bangsa.

Dalam amanat tertulis yang dibacakan Danyonif 8/Marinir, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji,S.E.,M.M mengatakan, untuk mengenang peristiwa heroik tersebut,  pemimpin TNI Angkatan Laut menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Dharma Samudera.

Kasal juga mengungkapkan, melalui upacara peringatan Hari Dharma Samudera ini diharapkan penghormatan dan penghargaan atas semua jasa dan pengorbanan para pahlawan samudera dapat terpelihara. Peringatan ini hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk membangkitkan kembali tekad dan semangat kita agar tetap tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai rintangan, kata Kasal.

Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, turut menekankan kepada segenap prajurit dan ASN jajaran TNI Angkatan Laut, melalui peringatan Hari Dharma Samudera ini, hendaknya dapat mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan, patriotisme, dan kepahlawanan.

Juga kata Kasal, nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita sebagai kontribusi positif dan karya nyata dari segenap prajurit matra laut dalam pengabdian kepada negara dan bangsa, serta demi terwujudnya TNI Angkatan Laut yang handal dan disegani serta berkelas dunia. (RFS).
Komentar Anda

Terkini