Diduga Sakit Mantan Preman Ditemukan Tewas Tergantung

Selasa, 20 November 2018 / 05:05
Korban Penerangan Sitepu, saat pertama kali ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di seutas kabel listrik


e-news.id

Binjai - Diduga mengidap suatu penyakit, seorang mantan preman yang diketahui bernama Penerangan Sitepu (60) warga Jalan Jamin Ginting Lingkungan VI, Kelurahan  Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, ditemukan tewas dalam keadaan tergantung, Selasa (20/11).

Korban ditemukan tewas pertama kali oleh saksi Domda Ginting (35) warga Kecamatan Sunggal, Deli Serdang dan Saul PA (35) warga Jalan Kartini, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Binjai, di dalam sebuah toilet, tepatnya Lantai 3 Pasar Tavip, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, pada Senin 19 November sekira pukul 16:00 WIB kemarin.

Informasi yang dihimpun awak media ini dari pihak kepolisian terkait kematian Penerangan, berawal ketika saksi Domda ingin buang air kecil di toilet tersebut, seketika saksi mencium bau busuk dan melihat sesosok mayat tergantung dengan posisi kaki berlutut dan leher terjerat seutas kabel listrik.

Selanjutnya, saksi Domda yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam di pasar tersebut, membertahukan temuannya kepada rekannya Saul PA. Temuan itu pun langsung dilaporkan kepada petugas kepolisian di Pos Polisi Pasar Tavip.

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP 


Menerima laporan tersebut, petugas kepolisian dari Identifikasi Polres Binjai dan personil Polsek Binjai Kota
bergegas mengamankan lokasi kejadian, untuk selanjutnya di lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak SIK, melalui Pjs Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan temuan tersebut.

"Benar, ada penemuan mayat di lokasi tersebut, dan kita telah melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan beberapa orang saksi," ujar Siswanto.

Saat ditanya terkait penyebab kematian dan adakah ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, Siswanto kembali menambahkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut.

"Dugaan sementara kita, korban ini mengidap suatu penyakit, sesuai dengan keterangan saksi yang kita ambil, namun, untuk apakah ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, kita belum menemukan, karena kondisi mayat sudah membusuk, selain itu pihak keluarga juga meminta untuk langsung mengkebumikan jenazah korban dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan visum, namun kita tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut," tambahnya. (RFS).
Komentar Anda

Terkini