-->

Miris, Bocah 2 Tahun Ini "Berkelamin" Ganda.

Kamis, 08 Juni 2017 / 12:21
[caption width="3000" align="alignnone"]Resita bersama anak nya JM. [/caption]

e-newsbinjai.com 

Binjai - Sungguh Miris nasib yang dialami JM, bocah yang masih berumur 2 tahun ini, mengalami kelainan pada alat kelaminnya yang apabila diperhatikan terlihat seperti memiliki "kelamin" ganda, dimana pada alat kelaminnya terdapat alat kelamin laki-laki dan juga terdapat lubang layaknya alat kelamin wanita pada umumnya, Kamis (8/6).

Anak dari pasangan Rekson Salomo Manik (48) dan Resita Br. Regar (39) ini, lahir di Binjai 21 Juni 2015 dan saat ini mereka menetap didalam rumah kontrakan berukuran 4x9 meter persegi yang beralamat di Jalan Teratai, Gang Kelinci, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Binjai. 

Saat diwawancarai langsung, Resita ibu JM menerangkan, bagaimana dirinya dan keluarga pertama kali mengetahui adanya kelainan pada alat kelamin JM. 

"Saat itu saya menjalani persalinan di rumah sakit Bidadari Kota Binjai dengan cara oprasi, dan setelah persalinan anak saya ini pun dibawa ke ruangan bayi, tapi setelah dua hari di rumah sakit, perawat memberitahukan kepada kami bahwa anak saya tidak bisa buang air kecil", ujar Resita. 

Mendengar penuturan dari perawat tersebut, Resita beserta suami pun langsung melihat keadaan anak mereka diruang khusus bayi , dan setelah melihat keadaan anak mereka, pasangan suami istri ini, melihat ada yang berbeda dari bentuk alat kelamin JM, 

"Sewaktu kami lihat, memang ada yang berbeda dengan bentuk alat kelamin anak saya, dan saya bertanya kepada perawat penyakit apa yang sedang diderita anak saya, tapi perawatnya bilang tidak tahu", kenang Resita. 

Resita pernah mencoba untuk membawa anaknya berobat ke rumah sakit pemerintah yang ada di Kota Medan, namun dikarenakan usia anaknya yang masih terlalu dini, pihak rumah sakit tidak berani mengambil keputusan untuk melakukan oprasi terhadap JM. 

"Kemarin itu sudah kami coba bawa ke rumah sakit yang di Medan itu bang, tapi kata dokter disana, belum bisa di oprasi karena masih kecil kali katanya" ucap Resita. 

Saat ini, Resita tidak punya kemampuan untuk mengobati kelainan yang ada pada tubuh anaknya, karena kondisi ekonomi Resita yang sangat memperihatinkan, dirinya hanya seorang ibu rumah tangga sedangkan suaminya adalah seorang buruh bangunan, yang terkadang untuk kebutuhan sehari-hari pun, masih serba kekurangan. 

"Kami sangat ingin membawa anak kami ini berobat bang, tapi konfisi kami pun serba kekurangan, ditambah anak kami ini belum ada kartu BPJS nya, jangan kan ngurus kartu BPJS bang, untuk makan sehari-hari saja kami masih serba kekurangan" ketus Resita sembari mengusap air mata nya. 

Resita berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kota Binjai ataupun dari para dermawan untuk membantu pengobatan anaknya, agar anaknya dapat tumbuh dewasa seperti anak-anak lain seusianya. (RFS).  
Komentar Anda

Terkini