e-news.id
Langkat - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang diwakili Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH menghadiri sidang terbuka promosi doktor (S3) Ilmu Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) atas nama Syahadatina, yang digelar di Gedung Biro Rektor USU Medan, Rabu (8/4/2026).
Dalam sidang tersebut, Syahadatina resmi meraih gelar Doktor
Ilmu Kedokteran setelah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul
“Efektivitas Senyawa Sitosterol Biji Alpukat terhadap Aktivitas SOD-total,
Katalase, dan Kadar IFN-γ Jalur Siklus pada Tikus Model DM Tipe 2”. Atas
capaian akademiknya, ia dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude setelah
mendapat apresiasi tinggi dari para penguji atas ketekunan serta ketelitian
dalam penelitian medis yang kompleks.
Penelitian yang diusung Syahadatina berfokus pada
pemanfaatan senyawa alami dari biji alpukat dalam meningkatkan sistem
pertahanan antioksidan tubuh, khususnya enzim SOD dan katalase, serta dalam
meregulasi respons imun pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Hasil riset ini
diharapkan dapat menjadi alternatif pengembangan terapi komplementer berbasis
bahan alami di bidang kesehatan.
Sidang terbuka tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas
Kedokteran USU, Prof. Dr. dr. Aldy Safruddin Rambe, Sp.S(K), dan dipimpin oleh
Prof. Dr. dr. Dina Keumala Sari, M.Gizi, Sp.GK, Subsp.PK, bersama jajaran penguji.
Kehadiran Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH dalam
kesempatan itu mewakili Bupati Langkat menjadi bentuk dukungan Pemerintah
Kabupaten Langkat terhadap kemajuan dunia pendidikan dan kesehatan.
“Selamat atas prestasi akademik yang telah diraih. Kami
berharap ilmu yang didapatkan ini dapat segera diimplementasikan dan memberikan
manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat luas,” ujar Tiorita di sela-sela
kegiatan.
Diketahui, Syahadatina merupakan istri dari dr. Donal Anjar
Simanjuntak, Sp.P(K), serta adik ipar dari Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dr.
Dahnil Anzar Simanjuntak, SE., ME. Keberhasilan ini semakin menegaskan dedikasi
keluarga tersebut dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di
bidang kedokteran.
Momentum ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda
untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan sumber daya
manusia, khususnya di sektor kesehatan di Indonesia.(Ril/Red).
