e-news.id
Langkat - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH bersama Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH menepungtawari sekaligus memberikan doa restu kepada 398 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Langkat Tahun 2026 M/1447 H. Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Jumat (15/4/2026), dengan dihadiri unsur Forkopimda dan para tamu undangan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan
keberangkatan jamaah ke Tanah Suci, sekaligus mempererat silaturahmi
antarjamaah. Tahun ini, pemberangkatan JCH Langkat mengusung tema “Melangkah
Bersama Menuju Ridha Allah Mempererat Ukhuwah Antara Jamaah Untuk Mencapai
Kemabruran”, sebagai refleksi harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan
ibadah dengan ilmu, kemandirian, dan semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Syah Afandin menekankan pentingnya
menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Ia mengingatkan
bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental
yang prima.
“Ibadah haji adalah ibadah fisik. Jaga stamina dan
kesehatan. Rajinlah bertanya dan banyak membaca agar seluruh rukun dan syarat
haji dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati juga berpesan agar para jamaah
membekali diri dengan kesabaran dan keikhlasan, serta saling membantu antar
sesama jamaah selama berada di Tanah Suci.
“Berdoalah sepuasnya di tempat-tempat mustajab. Niatkan
semua karena Allah. Jangan lupa doakan Kabupaten Langkat agar dijauhkan dari
segala bencana, serta doakan saya agar dapat menjadi pemimpin yang amanah dan
membawa kemajuan bagi daerah yang kita cintai ini,” pesannya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga jamaah yang
ditinggalkan, Bupati Syah Afandin juga menginstruksikan kepada seluruh camat
se-Kabupaten Langkat untuk memberikan perhatian khusus.
“Pastikan keluarga jamaah terpantau dan terjaga dengan baik,
agar para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa beban pikiran,”
tegasnya.
Adapun jumlah JCH Kabupaten Langkat tahun ini sebanyak 398
orang, yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 2 dan
Kloter 4. Kloter 2 berjumlah 353 jamaah, terdiri dari 9 Ketua Rombongan
(Karom), 36 Ketua Regu (Karu), serta tambahan 1 jamaah asal Kabupaten Batubara,
1 TPHI, 1 TPIHI, 2 PHD, dan 2 TKHI. Sementara Kloter 4 berjumlah 45 jamaah yang
bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Batubara, Dairi, Kota Tebing Tinggi, dan
Kabupaten Karo.
Untuk jamaah tertua, tercatat Adnan Suwandi (82 tahun) dari
Kecamatan Sei Lepan sebagai jamaah tertua laki-laki, dan Yuslinar Ilyas (84
tahun) dari Kecamatan Stabat sebagai jamaah tertua perempuan. Sementara jamaah
termuda laki-laki adalah Muhamad Aufa Ammar (22 tahun) dan termuda perempuan
Putri Amelia Ainun Habibie (21 tahun), keduanya berasal dari Kecamatan Babalan.
Rencananya, Kloter 2 akan diberangkatkan pada Rabu, 22 April
2026 pukul 06.00 WIB dari Alun-alun T. Amir Hamzah Stabat. Sedangkan Kloter 4
dijadwalkan berangkat pada Jumat, 24 April 2026 pukul 12.00 WIB dari Serambi
Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Ketua DPRD
Kabupaten Langkat dari Komisi II Safitri Harianto, unsur Forkopimda, Kapolres
Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K, M.Si, Kajari Langkat Asbach, SH, MH, mewakili Dandim
0203/LKT Pabung Mayor Inf Hasanuddin Batubara, Sekda H. Amril, para Asisten dan
Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Langkat,
Ketua DWP Kabupaten Langkat, Kakan Kemenag, Kakan Kementerian Haji dan Umrah,
para camat se-Kabupaten Langkat, Ketua MUI, tokoh agama, serta keluarga jamaah.
Suasana acara berlangsung penuh haru dan khidmat, mencerminkan dukungan moril dan spiritual dari Pemerintah Kabupaten Langkat kepada para jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima.(Ril/Red)
