-->

Coba Curi Kotak Infak Ditengah Wabah Corona, Mr X Tewas Disiksa Warga

Minggu, 05 April 2020 / 15:09
Terduga pelaku percobaan pencurian kotak infak di Binjai Utara, saat berada di RSUD Dr RM Djoelham Binjai.


e-news.id

Binjai - Ditengah-tengah mewabahnya virus Corona, seorang pria yang belum diketahui indetitasnya, malah mencoba untuk mencuri uang dari dalam kotak infak di Masjid Al Muqorobin tepatnya di Jalan Anggrek, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, Sabtu (4/4/2020) sekira pukul 17:30 WIB.

Tindakan pria yang ditaksir berusia sekitar tiga puluh tahunan itu, tentu saja membuat jama'ah atau warga di sekitar masjid tersebut menjadi geram, hingga menghakiminya atau dengan kata lain menyiksanya secara beramai-ramai hingga ia meninggal dunia di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media ini, dari pihak kepolisian Polres Binjai, kronologis kejadian tewasnya pelaku tindak pidana percobaan pencurian kotak infak di dalam rumah ibadah tersebut, bermula ketika para jama'ah selesai menunaikan Sholat Ashar dan membubarkan diri. Tidak dengan pria itu, dirinya memilih menetap di dalam masjid hingga menyebabkan warga merasa curiga.

Kecurigaan warga ternyata benar, pria yang belum diketahui alamat atau domisilinya itu, terlihat berusaha mencuri uang dengan cara mencongkel lubang kotak infak. Warga atau jamaah yang melihat kelakuan terduga pelaku, lantas saja meneriakinya dengan sebutan maling, hingga memancing kerumunan massa ke bangunan yang seharusnya digunakan untuk mendekatkan diri kepada sang khalik itu.

Diteriaki maling dan dikerubungi massa yang geram akan tingkah lakunya, terduga pelaku pun berusaha lari menjauh hingga ke tepian sungai tak jauh dari Masjid Al Muqorobin, namun naas baginya, pria itu tertangkap oleh massa. Tak pelak, bogem mentah, tendangan dan hantaman benda tumpul oleh warga, bertubi-tubi menghujani tubuhnya hingga ia pingsan di lokasi kejadian.

Oleh seorang anggota kepolisian dibantu kepala lingkungan setempat, warga pun dilerai, agar tak lagi menyiksa terduga pelaku yang saat itu telah pingsan bercucuran darah mulai kepala hingga badan. Pria itu dibawa ke Mapolsek Binjai Utara untuk diamankan, oleh petugas, ia selanjutnya dibawa ke RSUD Dr RM Djoelham Binjai guna mendapatkan pertolongan medis, namun naas, nyawanya tak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kronologis kejadian tersebut, dibenarkan oleh Kapolsek Binjai Utara, Kompol Gultom Rosmaida Feriana, saat dikonfirmasi awak media ini melalui telepon selulernya. Ia membenarkan telah terjadi dugaan tindak pidana percobaan pencurian dimana terduga pelaku telah tewas dihakimi massa.

"Benar, semalam sore kejadiannya, terduga pelaku percobaan pencurian uang kotak infak di Binjai Utara, terduga pelakunya tewas di rumah sakit setelah dihakimi oleh warga, sebelumnya ia diteriaki maling oleh jamaah masjid yang bukan warga situ, terus dikejar sampai sungai dan dihakimi massa," kata Kapolsek Binjai Utara.

Ketika ditanya indetitas dari terduga pelaku pencurian yang tewas secara mengenaskan itu, Kompol Gultom Rosmaida Feriana, menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan bagian identifikasi Polres Binjai dan Langkat, namun belum mengetahuinya.

"Kita sudah koordinasi dengan Labfor Polres Binjai dan Langkat, untuk mencari tahu indetitas terduga pelaku ini, namun, setelah cek sidik jarinya, belum diketahui juga indetitasnya, mungkin karena belum pernah buat atau rekam e-KTP, jadi tidak terlacak," tutur wanita yang telah menjabat sebagai orang nomor satu di jajaran kepolisian Binjai Utara, selama 5 bulan belakangan ini.

Disisi lain, Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, ketika dikonfirmasi lebih jauh, soal tindakan warga yang main hakim sendiri hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, dalam hal ini terduga pelaku percobaan pencurian, menjawab, pihaknya tetap akan memproses secara hukum dengan mendalami kejadian tersebut.

"Di sini dapat saya sampaikan, kita akan tetap proses sesuai dengan hukum yang berlaku dan kita akan dalami kejadian ini," jawab Siswanto Ginting. (RFS).

Komentar Anda

Terkini