Jumat Bersih, Duo Danyon Berjibaku Dengan Sampah

Jumat, 14 Februari 2020 / 05:42

Personel gabungan dari BPBD Kota Binjai dan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumut, saat bersama-sama berjibaku dengan sampah di DAS Mencirim

e-news.id

Binjai - Duo Komandan Batalyon (Danyon), yang bertugas di masing-masing satuan yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, atau yang biasa disebut sebagai 'Batalyon Tangguh', dan Batalyon A/Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Utara, berjibaku dengan sampah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mencirim, Jum’at (14/2) pagi.

Kedua Danyon yang terjun langsung guna membersihkan jalur DAS Mencirim dari tumpukan sampah tersebut ialah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Binjai, Ahmad Yani S, STP MAP, serta Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumut, AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SIK.

Operasi pembersihan DAS Mencirim dengan tema 'Jumat Bersih' itu, melibatkan sedikitnya puluhan personel gabungan, 6 unit perahu karet dan perlengkapan pendukung lainnya. Sementara itu, titik lokasi yang dijadikan target operasi kali ini, berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Binjai Timur, Binjai.

Terlihat kedua Danyon beserta seluruh anggota saling bahu membahu, untuk mengurai tumpukan sampah yang telah membentuk pulau, tepat di bawah pondasi titi (jembatan-red), yang menjadi penghubung antara Kecamatan Binjai Timur dengan Binjai Selatan tersebut.

Apel personel sesaat sebelum terjun ke lokasi pembersihan sampah


Kalaksa BPBD Kota Binjai, Ahmad Yani S.STP, MAP, ketika dikonfirmasi awak media ini melalui telepon selulernya, mengapresiasi peran serta Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumut, yang peduli dan bersedia terjun langsung ke lapangan guna menjaga serta melestarikan lingkungan.

"Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumut, khususnya bapak Danyon AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SIK, yang telah membantu kita untuk langsung turun ke lokasi operasi guna membersihkan DAS Mencirim, dengan kegiatan seperti ini, kita bisa menjaga serta melestarikan lingkungan dari sampah dan kebencaan," ungkap Yani.

Selain itu, Ahmad Yani S.STP, MAP, juga berpesan kepada masyarakat agar, turut menjaga lingkungan khususnya jalur DAS, dengan tidak membuang sampah sembarangan baik sampah yang berasal dari perkebunan maupun rumah tangga.

"Saya himbau kepada masyarakat yang ada di hulu DAS Mencirim, agar tidak membuang sampah daun dan batang bambu ketika mereka memanen-nya di hulu sungai, dan kepada masyarakat luas juga jangan membuang segala macam sampah ke jalur DAS, karena selain tindakan itu akan merusak lingkungan, tetapi juga dapat menyebabkan bencana, seperti misalnya, banjir," tegas pria yang biasa disebut sebagai Dantangguh tersebut. (RFS).

Komentar Anda

Terkini