Liburan di Pantai Berbuah Petaka, 2 Hanyut 1 Dinyatakan Hilang

Senin, 17 Februari 2020 / 05:37
Petugas kepolisian serta warga saat melihat lokasi kejadian hanyutnya 2 anak dimana 1 diantaranya dinyatakan hilang


e-news.id

Langkat - Berniat menghabiskan akhir pekan di salah satu objek wisata pinggiran sungai bernama Pantai Sehat yang terletak di Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingei, Langkat, berbuah petaka, Senin (17/2/2020).

Nasib naas menghampiri pengunjung lokasi pemandian tersebut, dilaporkan 2 orang sempat hanyut terbawa arus sungai. Dimana salah satu diantaranya sampai dengan berita ini diterbitkan, dinyatakan hilang oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi pihak kepolisian Polsek Sei Bingei, diketahui korban yang sempat hanyut ialah, Pita Nazwa Amanda (13) seorang sekolah tingkat pertama yang berdomisili di  pelajar Pasar II  Tanah Seribu (Gang Patok), Langkat dan korban yang dinyatakan hilang adalah Liza (10) warga Pasar Pinter, Desa Emplasmen, Kecamatan Sei bingai, Langkat.

Kronologis kejadian hanyutnya dua bocah tersebut, bermula ketika hari Minggu 17 Februari sekitar pukul 14:00 WIB, keluarga korban mengadakan acara liburan akhir pekan sembari membakar ikan di pinggiran objek wisata Pantai Sehat.

Tanpa disadari pihak keluarga, kedua korban berenang di arus sungai yang terbilang cukup dalam bagi anak seusia mereka, diduga karena kelelahan, kedua korban terbawa arus sungai ke arah hilir. Salah satu keluarga yang diketahui bernama Feri (30) pun berusaha memberikan pertolongan dengan berenang ke arah dua bocah tersebut.

Salah satu korban yang selamat dari maut, karena diselamatkan oleh pamannya saat terbawa arus sungai


Korban hanyut atas nama Pita Nazwa Amanda, berhasil diselamatkan oleh Feri yang tidak lain adalah pamannya, namun naas bagi Liza, ia tidak berhasil digapai oleh sang paman karena turut kelelahan saat berusaha menyelamatkan mereka dan sempat jatuh pingsan hingga di bawa ke Puskesmas setempat.

Setelah Liza hanyut terbawa arus sungai, keluarga pun melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian, petugas piket jaga Polsek Sei Bingei saat mendapat laporan tersebut langsung berkoordinasi dengan pihak BPBD Langkat dan Binjai, untuk melakukan pencarian serta penyelematan.

Seluruh pihak baik dari Polsek Sei Bingei, BPBD Langkat dan Binjai maupun pemerintah Kecamatan Sei Bingei, langsung berusaha melakukan pencarian di lokasi awal hanyutnya korban hingga berjarak beberapa ratus meter ke arah hilir sungai, namun dikarenakan cuaca maupun kondisi alam yang mulai gelap, pencarian korban disudahi sekira pukul 22:00 WIB.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kapolsek Sei Bingei, Iptu Endramawan Sitepu, saat dikonfirmasi awak media ini melalui telepon selulernya, ia mengatakan seluruh pihak telah berkoordinasi untuk mencari salah satu korban hanyut yang masih dinyatakan hilang.

"Benar bang, sampai saat ini, kita terus melakukan pencarian terhadap salah satu korban hanyut terbawa arus yang dinyatakan masih hilang sampai dengan saat ini, kita sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Kota Binjai dan Langkat, untuk proses pencarian korban, mohon bantu doanya, semoga korban segera dapat kita temukan," ujar Iptu Endramawan Sitepu. (RFS).
Komentar Anda

Terkini