-->

Tim Internal Kejagung Evaluasi Kejari Binjai

Jumat, 05 Juli 2019 / 02:30
Staf Ahli Jaksa Agung RI Bidang Intelijen, Agus Riswanto saat melakukan evaluasi di Kejari Binjai 


e-news.id

Binjai - Tim monitoring dan evaluasi pembangungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, mengunjungi Kejari Binjai dalam rangka persiapan Wilayah Bebas Korupsi- Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBK-WBBM) Rabu (3/7) sekira pukul 20:00 WIB.

Tim internal yang berjumlah sekitar 8 orang diantaranya, Staf Ahli Jaksa Agung RI Bidang Intelijen, Agus Riswanto, Kepala Pusat Daskrimti Kejagung RI, Kepala Bagian Reformasi Birokrasi Kejagung RI, Riyono, beserta staff dan didampingi oleh Asisten Pembinaan Kejati Sumatera Utara, Akmal Abbas.

Dalam kunjungannya itu, Agus Riswanto menjelaskan, kehadiran dirinya beserta seluruh tim adalah untuk melihat sampai dimana persiapan Kejari Binjai, menjadi Satuan Kerja Zona Integritas yang WBK-WBBM.

"Saya beserta tim internal dari Kejagung datang kemari untuk melihat dan mengevaluasi dari Kejari Binjai dalam mempersiapkan diri menjadi Satker Zona Integritas menuju WBK-WBBM, sebelum kunjungan dari tim penilai," terang Agus Riswanto.

Tonton juga video terkait di Channel Youtube e-news.id di bawah ini!


Agus Riswanto juga menuturkan, Kejari Binjai perlu memperbaiki beberapa hal untuk dapat meraih predikat WBK-WBBM dalam Satuan Kerja Zona Integritas.

"Tadi, setelah saya melakukan evaluasi di Kejari Binjai ini, saya melihat ada beberapa hal yang memang harus diperbaiki, agar Kejari Binjai mampu menjadi Satker Zona Integritas yang WBK-WBBM, nantinya," tutur pejabat bintang dua tersebut.

Menurut Agus Riswanto, ada beberapa beberapa poin menjadi penilaian utama tim penilai yang terdiri dari Menpan-RB Kejagung RI, KPK, Ombudsman dan BPK RI pada pertengahan Juli mendatang.

"Untuk menjadi Satker Zona Integritas menuju WBK-WBBM, ada beberapa poin utama untuk dinilai, diantaranya kepuasan pengunjung atau masyarakat dalam hal pelayanan, yang harus sampai pada titik sangat puas, tidak bisa hanya puas apalagi tidak puas, jadi 'gold point' nya adalah kita bisa menjadi 'Good Government', ujarnya.

Selesai melakukan evaluasi ke beberapa ruangan dan memberikan pengarahan di Kejari Binjai, tim dari Kejagung tersebut langsung bertolak ke Kota Medan untuk melakukan evaluasi beberapa Kejari lain di jajaran Kejatisu dan lanjut bertolak ke Jakarta. (RFS).
Komentar Anda

Terkini