Berusaha Kabur, Pelaku Curanmor Merintih Ditembak Polisi

Minggu, 08 April 2018 / 00:52
Pelaku saat mendapatkan perawatan medis usai dilumpuhkan petugas


e-news.id

Binjai - Sastra Darmawan (35) warga Jalan Yos Sudarso Lingkungan X, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, terpaksa dilumpuhkan petugas kepolisian dari Sat Reskrim Polres Binjai dengan timah panas di kedua bagian kakinya, Sabtu (7/4) sekitar pukul 19:40 WIB kemarin.

Tindakan tegas terukur itu, dilakukan petugas karena Sastra Darmawan berusaha kabur saat akan dilakukan pengembangan terhadapnya, usai ditangkap di pinggir jalan daerah Pasar 6 Desa Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Langkat.

Informasi yang berhasil dihimpun e-news.id, terkait penangkapan yang disertai tindakan tegas terukur dari petugas terhadap pria yang bekerja serabutan itu, bermula dari adanya informasi masyarakat, bahwa pelaku pencurian sepeda motor tersebut, tengah berada di sekitar lokasi yang dimaksud.

Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Binjai yang dipimpin oleh Kanit I Pidum Ipda Hodiatur Purba STK, langsung bergerak cepat untuk memburu pelaku, benar saja, setelah melakukan pengintaian beberapa saat di lokasi yang disebutkan oleh masyarakat, petugas melihat pelaku dan langsung mengamankannya.

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Binjai yang dipimpin oleh Kanit I Pidum Ipda Hodiatur Purba, saat berhasil mengamankan pelaku Curanmor


Dari pemeriksaan awal terhadap Sastra Darmawan, dirinya mengakui telah beraksi di tiga tempat berbeda sesuai dengan LP /111/III/2018/SPKT-B Polres Binjai teranggal 7 Maret 2018 dengan pelapor atas nama Sandrinaldi Hutabarat, LP/33/III/2018 SPK Binjai Utara tertanggal 20 Maret 2018 Atas nama Asrul dan LP/     /VII/2015 SPK Polsek Binjai atas nama H.Syahfitra.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hendro Sutarno saat di konfirmasi e-news.id membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut pelaku.

"Benar, anggota kita telah berhasil mengamankan seorang pria yang kita duga kuat telah melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor dan ketika hendak dilakukan pengembangan terhadapnya, pelaku malah berusaha kabur dengan cara melawan petugas, oleh sebab itu kita terpaksa memberikan tindakan tegas terukur, dengan cara menembak kaki dari pada pelaku," terang Hendro. (RFS).
Komentar Anda

Terkini