-->

Panik, Diduga Tersangka Penggelapan Mobil, Tewas Hantam Portal Dan Trotoar Jalan.

Selasa, 25 Juli 2017 / 23:00
Diduga Tersangka Penggelapan Mobil, Suriantoro,  saat mendapat peratawan medis




e-newsbinjai.com


Binjai - Dikarenakan panik, seorang tersangka yang diduga terlibat kasus penggelapan satu unit mobil Xenia BK 1474 UM, bernama Bambang Suriantoro (40) warga Pasar 1 Rel, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, tewas menabrak portal dan trotoar jalan di Jalan Bejomuna, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Binjai, Senin (25/7) sekitar pukul 20:00 WIB malam.

Kronologis tewasnya Suriantoro berawal ketika, Siswanto sang pemilik mobil Xenia yang diduga digelapkan tersebut, mendapat informasi bahwa si pelaku tengah berada di Kota Binjai, dan setelah mendapat kabar tersebut Siswanto bersama anaknya pun melakukan pencarian terhadap pelaku hingga ke Kota Binjai.

Dan benar saja, ketika tengah berada di Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Binjai, Aditya yang tidak lain adalah anak dari Siswanto melihat si pelaku Suriantoro, dan berusaha untuk menanyakan tentang mobil ayahnya, yang telah 2 bulan lebih diduga di bawa kabur oleh si pelaku tersebut.

Sepeda motor yang dikendarai pelaku, saat menabrak Portal dan trotoar jalan  


Namun bukannya menjawab pertanyaan dari Aditya, Suriantoro malah mencoba untuk melarikan diri, dengan menggunakan sepeda motor Honda Spaci BK 4353 FD, ke arah jalan Bejomuna, dan ketika ditengah pelarian nya itu, Suriantoro sempat menabrak seorang warga bernama Septo Prayudi, tepatnya di depan Kantor Camat Binjai Timur, hingga harus mendapatkan perawatan medis di RS. DR Djoelham Kota Binjai.

Tak berhenti sampai disitu, Suriantoro terus saja melajukan kenderaannya dengan kecepatan yang cukup tinggi, hal ini tentu saja memancing warga untuk turut melakukan pengejaran terhadapnya, dan diduga karena bertambah panik, Surianto pun tak dapat mengendalikan sepeda motor yang di kendarainya hingga akhirnya menghantam sebuah portal dan trotoar jalan tepat di seputaran Asrama Arhanudse 11/BS.

Setelah menghantam portal dan trotoar jalan,  Suriantoro pun tak sadarkan diri, melihat kejadian tersebut, anggota Arhanudse 11/BS yang tengah berjaga, lantas mengambil inisiatif untuk mengamankan Suriantoro agar tidak di amuk oleh warga yang mengejarnya, sedangkan disisi lain, petugas Kepolisian yang mendapatkan informasi dari masyarakat, tentang kejadian tersebut, dengan sigap langsung menuju tempat kejadian untuk mengamankan si pelaku.

Trotoar jalan yang ditabrak pelaku, sebelum tewas. 


Sesampainya di tempat kejadian, petugas kepolisian langsung, mengamankan Suriantoro dengan membawanya ke RS DR Djoelham Kota Binjai, untuk mendapatkan perawatan atas luka di beberapa bagian tubuhnya termasuk di bagian kepala yang dikarenakan benturan usai menabrak portal dan trotoar jalan tersebut.

Meski sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit, ternyata nyawa Suriantoro tidak dapat diselamatkan, dan dinyatakan telah tewas oleh pihak rumah sakit, sekitar pukul 21:00 WIB.

Kapolsek Binjai Timur AKP Pahala Manurung, ketika dikonfirmasi langsung e-newsbinjai.com diruangannya mengatakan.

"Benar, anggota kita telah menangani kasus ini, dan tersangka yang diduga terlibat kasus penggelapan satu unit mobil tersebut, telah tewas setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit", ujar Pahala. (RFS)
Komentar Anda

Terkini