-->



Pendaki Asal Binjai Dikabarkan Meninggal di Jalur Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Korban Diduga Alami Hipotermia saat Perjalanan Turun

Sabtu, 11 April 2026 / 15:30
Seorang pendaki asal Kota Binjai, Sumatera Utara, bernama Kris Biantoro (49), dikabarkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Sabtu (11/06/2026). (Foto : Istimewa/Ilustrasi).



Gayo Lues - Seorang pendaki asal Kota Binjai, Sumatera Utara, bernama Kris Biantoro (49), dikabarkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Sabtu (11/06/2026).

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Kamis, 09 April 2026. Saat itu, rombongan dalam perjalanan turun dari puncak. Mereka telah tiba di Kamp Lapangan Bola, yang berjarak sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan dari puncak TNGL.

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Seksi Wilayah III TNGL, Ali Sadikin, menjelaskan rombongan pendaki yang berjumlah 16 orang tersebut memulai perjalanan dari Kedah, Gayo Lues, menuju puncak Gunung Leuser pada 31 Maret 2026.

“Rombongan ini berangkat dari Kedah pada 31 Maret untuk melakukan pendakian ke puncak Gunung Leuser,” kata Ali Sadikin kepada awak media, pada Jum'at (10/4/2026) waktu setempat.

Disebutkan, setibanya di lokasi korban tiba-tiba pingsan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan keterangan rekan-rekannya, korban diduga mengalami hipotermia akibat kondisi cuaca dingin dan curah hujan yang tinggi.

“Korban pingsan sekitar jam 7 pagi, diduga karena hipotermia. Saat itu langsung diberikan tindakan oleh teman-temannya,” ujarnya.

Upaya penyelamatan sempat dilakukan dengan memberikan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) selama kurang lebih tiga jam. Namun, korban tidak menunjukkan respons.

Sekitar pukul 14.00 WIB, pihak TNGL kembali menerima pesan berisi identitas lengkap korban. Saat itu, kondisi korban masih belum dipastikan.

Baru pada pukul 16.00 WIB, informasi lanjutan diterima yang menyatakan korban telah meninggal dunia.

“Jam 4 sore kita dapat info lagi dari atas bahwa yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” kata Ali Sadikin.

Korban diketahui beralamat di Jalan Samahudi No. 425, Kecamatan Binjai Selatan, Binjai, Sumatera Utara.

Ia menambahkan, seluruh prosedur dan persyaratan pendakian telah dipenuhi oleh rombongan sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, korban juga tidak memiliki riwayat penyakit dan diketahui sudah beberapa kali melakukan pendakian bersama kelompok tersebut. (RFS).
Komentar Anda

Terkini