-->

Tertangkap Basah saat Bongkar Gedung BRI, Seorang Pemulung Diciduk Polisi

Minggu, 07 Juni 2020 / 01:38
Goto : Dua unit mesin penghitung uang milik BRI yang berusaha dicuri MN si pemulung


e-news.id

Binjai - Seorang pemulung diciduk polisi setelah tertangkap basah ketika berusaha melakukan aksi pencurian di gedung Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tandem Jalan T Amir Hamzah Dusun V A, Desa Tandem Hulu II, Deli Serdang, Sabtu (6/6/2020) sekira pukul 03:00 WIB.

Sang pemulung diketahui berinisial MN (40) warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Binjai. Ia diamankan petugas kepolisian, yang tengah berjaga di Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran, tepat di depan Kantor BRI tersebut.

Berdasarkan informasi pihak kepolisian Polres Binjai, kronologi diamankannya terduga pelaku pencurian tersebut, berawal ketika petugas piket pospam lebaran merasa curiga dengan gerak-gerik si pumulung. Benar saja, ketika diamankan, ia-nya ternyata telah membongkar kantor BRI yang digunakan sebagai gudang penyimpanan.

Dari tangan MN, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya, 2 unit mesin penghitung uang, 20 lembar Alumunium, 1 buah obeng serta tang untuk mencongkel pintu besi Kantor BRI dan 1 unit becak dayung yang biasa digunakannya untuk memulung barang bekas.

Foto : MN sang pemulung yang melakukan aksi pencurian di kantor BRI


Kapolsek Binjai, AKP Rubenta Tarigan SH, ketika dikonfirmasi e-news.id, melalui telepon seluler pribadi miliknya, membenarkan peristiwa pencurian tersebut. Ia juga mengatakan, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku di Mapolsek Binjai.

"Ia benar, tadi kita menerima informasi dari petugas piket pospam tentang adanya seorang pria yang diamankan karena kedapatan membongkar Kantor BRI, jadi, saat ini kita sudah amankan ke kantor untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Kapolsek Binjai.

Senada dengan Kapolsek Binjai, Kepala Unit BRI Tandem sekaligus pelapor dalam kejadian tersebut, Ericson Sabam Simatupang SE, ketika dikonfirmasi lewat sambungan telepon selulernya, juga membenarkan peristiwa itu. Ia juga memaparkan total kerugian atas tindakan si pemulung.

"Benar pak, itu kantor BRI, sekarang sebagai tempat penyimpanan barang, untuk kerugiannya di taksir sekitar 25 juta rupiah," ucap Kepala Unit BRI Tandem. (RFS).
Komentar Anda

Terkini