Kapolda Sumatera Utara Berkunjung ke Binjai

Sabtu, 24 Maret 2018 / 13:00
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw berfoto bersama dengan Walikota Binjai H.M Idaham SH.Msi 


e-news.id

Binjai - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi istri, beserta rombongan melakukan kunjungan ke Kota Binjai dalam rangka silaturahmi, dan tatap muka dengan muspida plus, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ulama seKota Binjai.

Kedatangan Kapolda Sumut disambut Walikota Binjai, HM Idaham, Kapolres Binjai, AKBP Donald P Simanjuntak, Dandim 0203/Langkat, Letkol Inf Deni Eka Gustiana, Sekda M Mahfullah P Daulay, dan segenap jajaran SKPD dan FKPD, di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Sabtu (24/3).

Mengawali sambutannya Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat mengunjungi Kota Binjai. Kapolda mengatakan sangat senang dengan penyambutan yang diberikan kepadanya.

Kapolda mengingatkan kepada seluruh masyarakat Binjai untuk dapat mengantisipasi terhadap isu-isu bersifat hoax yang berkembang, mengingat Sumut dalam waktu dekat akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah serentak.

"Di era digitaliasasi saat ini kita harus dapat mengantisipasi segala isu-isu bersifat hoax yang dapat memecah belah. Bila ada isu yang belum pasti kebenarannya jangan langsung dipercaya dan untuk tidak menyebarkan berita tersebut. Konsultasi dahulu kepada Kapolres atau Walikota, sehingga bisa segera diklarifikasi,"  pinta Kalolda.

Irjen Pol Paulus Waterpauw menuturkan, bahwa saat ini banyak ditemui orang yang menyampaikan ujaran kebencian. Diakuinya pihak kepolisian sudah dilengkapi oleh negara dengan saran dan prasarana, siapa saja oknum atau orang yang menyebarkan ujaran kebencian akan segera ditindaklanjuti.

Kapolda mengajak kepada tokoh agama, pemuda, dan etnis, untuk dapat membantu Polri dalam menjaga keamanan di Kota Binjai sehingga saat Pilkada berlangsung, kota binjai tetap aman dan kondusif.

"Kepada masyarakat Kota Binjai untuk tidak mudah percaya terhadap berita hoax, isu Sara dan ujaran Kebencian, untuk kententraman di Kota Binjai," pintanya.

Kapolda juga mengapresiasi Kota Binjai, karena salah seorang putri terbaik Binjai mampu membawa nama harum Sumut, dimana Ruth Cheline E Purba siswi dari SMA Negeri 2 Binjai Salah seorang anggota Paskibraka yang terpilih sebagai pembawa Baki saat penurunan bendera Merah Putih di Istana Negara pada HUT RI tahun 2017 lalu.

"Putri utusan Sumut tersebut adalah anak seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Binjai, yaitu Aiptu Nelson Purba. Beliau sudah tentu anak saya juga," katanya.

Walikota Binjai, HM Idaham, berharap dengan kehadiran Kapolda Sumut, dapat menambah nuansa yang baru dan menambah pengalaman untuk Kota Binjai. Walikota menjelaskan bahwa Binjai merupakan kota yang sangat strategis karena diapit oleh Kabupaten Langkat, dan Deli Serdang.

Idaham juga mengatakan bahwa Binjai merupakan kota yang sangat kondusif, aman dan tenang. " Kota ini tidak pernah ada perselisihan baik antar agama, etnis, dan suku. Binjai sangat heterogen karena di huni oleh 17 etnis yang hidup berdampingan," ucapnya.

Walikota turut meminta dukungan kepada Kapolda Sumut agar kawasan industri yang dalam waktu dekat akan segera dibangun dapat berjalan dengan lancar dan sesuai yang diharapkan, yaitu Binjai akan menjadi kota industri.

Ketua FKUB Kota Binjai, H Nasir,  menyampaikan kesiapannya selaku tokoh agama untuk membantu Polri dalam pengamanan Pilkada tahun 2018 mendatang. (RFS).

Komentar Anda

Terkini