e-news.id
Binjai - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, bersama Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Musa Rajeksah, meresmikan Rumah Olahan Kedelai (ROKI) yang digagas oleh Pengurus Wilayah MES Sumatera Utara, bertempat di Jalan Letjen Umar Baki, Lingkungan VIII, Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.
Peresmian ROKI menjadi langkah strategis dalam mendorong
pengembangan ekonomi masyarakat melalui usaha pengolahan kedelai yang
produktif, bernilai tambah, serta mampu memperkuat sektor usaha mikro, kecil,
dan menengah (UMKM). Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat
pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru yang
berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti
menyampaikan apresiasi kepada Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara
atas inisiatif menghadirkan Rumah Olahan Kedelai sebagai wadah pemberdayaan
ekonomi masyarakat. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata
kolaborasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan industri
pangan berbasis potensi lokal.
Tiorita berharap ROKI tidak hanya menjadi tempat produksi,
tetapi juga menjadi pusat pembinaan dan peningkatan kapasitas masyarakat,
khususnya pelaku UMKM, sehingga mampu menghasilkan berbagai produk olahan
kedelai yang berkualitas, memiliki daya saing, dan memberikan nilai ekonomi
yang lebih tinggi.
"Melalui pengembangan usaha berbasis kedelai,
masyarakat memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menciptakan
lapangan pekerjaan baru. Ini merupakan langkah positif dalam memperkuat
ketahanan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua MES Sumatera Utara, Dr. H. Musa
Rajeksah, menegaskan bahwa pembangunan Rumah Olahan Kedelai merupakan bagian
dari komitmen MES dalam memperkuat ekonomi umat melalui pengembangan sektor
riil. Menurutnya, komoditas kedelai memiliki potensi besar untuk dikembangkan
menjadi berbagai produk bernilai tambah yang mampu mendukung ketahanan pangan
sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan, ROKI akan difungsikan sebagai pusat inovasi,
edukasi, dan pelatihan bagi masyarakat dalam mengolah kedelai menjadi berbagai
produk unggulan, seperti tempe, tahu, susu kedelai, serta aneka produk turunan
lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Melalui kehadiran Rumah Olahan Kedelai (ROKI), diharapkan
sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan para pelaku usaha
dapat terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,
meningkatkan daya saing UMKM, serta menciptakan ekosistem usaha yang
berkelanjutan di Sumatera Utara, termasuk memberikan manfaat bagi masyarakat
Kabupaten Langkat dan Kota Binjai.(Ril/Red).
