e-news.id
Stabat - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk terus mendukung keberlanjutan Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas sebagai upaya memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan merata.
Komitmen tersebut disampaikan Plt. Bupati saat menerima
audiensi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan beserta jajaran di Ruang Kerja Plt.
Bupati Langkat, Kantor Bupati Langkat, Kamis (23/7/2026). Pertemuan tersebut
membahas keberlanjutan Program UHC Prioritas yang selama ini menjadi salah satu
program strategis Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendukung pelaksanaan
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, dr. Yasmine R. Harahap,
MM., AAK, menyampaikan bahwa Kabupaten Langkat hingga saat ini masih berstatus
UHC Prioritas, sebuah pencapaian yang menunjukkan tingginya cakupan
perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program JKN.
Ia menjelaskan, untuk mempertahankan status tersebut, daerah
harus memenuhi sejumlah indikator, di antaranya tingkat kepesertaan JKN
mencapai 98,60 persen dari total jumlah penduduk dan tingkat keaktifan peserta
minimal 80 persen. Melalui skema UHC Prioritas, masyarakat yang belum terdaftar
maupun peserta yang status kepesertaannya tidak aktif dapat langsung
didaftarkan atau diaktifkan kembali sehingga dapat segera memperoleh pelayanan
kesehatan saat dibutuhkan.
Menurut Yasmine, manfaat program tersebut telah dirasakan
oleh ribuan masyarakat Langkat yang sebelumnya mengalami kendala administrasi
kepesertaan ketika membutuhkan layanan kesehatan.
"Kami berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Langkat
untuk melanjutkan kerja sama UHC Prioritas. Program ini sangat membantu
masyarakat karena memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan secara cepat
dan tepat," ujarnya.
Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa Perjanjian
Kerja Sama (PKS) UHC Prioritas yang berlaku sejak 1 Januari 2026 akan berakhir
pada 30 September 2026, sehingga diperlukan langkah-langkah persiapan untuk
perpanjangan kerja sama agar manfaat program tetap dapat dirasakan masyarakat
tanpa terputus.
BPJS Kesehatan juga mengapresiasi komitmen Pemerintah
Kabupaten Langkat dalam mendukung pelaksanaan Program JKN. Hingga tahun 2025,
kewajiban pembayaran iuran yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah
tercatat berjalan dengan baik dan tepat waktu, sehingga turut mendukung
keberlangsungan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, berdasarkan hasil Analisa Fiskal Program Langkat
Sehat Tahun 2026, kebutuhan anggaran untuk mendukung keberlanjutan program
jaminan kesehatan masyarakat di Kabupaten Langkat mencapai Rp88.093.240.200.
Anggaran tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga status UHC Prioritas
sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang
optimal.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br.
Surbakti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat memiliki komitmen kuat
untuk mempertahankan keberlanjutan UHC Prioritas karena program tersebut telah
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar
sekaligus hak masyarakat yang harus terus dijamin oleh pemerintah.
"Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen mendukung
keberlanjutan UHC Prioritas. Program ini telah memberikan manfaat yang sangat
besar bagi masyarakat, sehingga kami akan mengupayakan langkah-langkah terbaik
agar kerja sama ini dapat terus dilanjutkan," tegas Tiorita.
Ia menambahkan, Pemkab Langkat akan memperkuat koordinasi
dengan BPJS Kesehatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta pemerintah
pusat guna memastikan keberlanjutan program tetap berjalan dengan baik dan
selaras dengan kemampuan fiskal daerah.
"Kami optimistis, melalui sinergi dan kolaborasi yang
baik, keberlanjutan UHC Prioritas dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat
Langkat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan
berkualitas. Kesehatan masyarakat adalah investasi pembangunan yang harus terus
kita jaga bersama," tambahnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban,
dan semangat kolaborasi. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat
sinergi antara Pemerintah Kabupaten Langkat dan BPJS Kesehatan dalam mewujudkan
pelayanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh
masyarakat Kabupaten Langkat.
Turut mendampingi Plt. Bupati Langkat dalam audiensi
tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP., Asisten
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP., Kepala
Dinas Sosial Taufik Rieza, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Komunikasi dan
Informatika Wahyudiharto, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan dr. Juliana, MM.,
serta Kepala BPKAD Drs. M. Iskandarsyah.(Ril/Red).
