e-news.id
Langkat - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menegaskan komitmennya untuk terus mengawal percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Langkat. Komitmen tersebut disampaikannya saat mengikuti Zoom Meeting bersama masyarakat dengan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRR) Sumatera yang digelar secara terbuka di Lapangan Bola RGM, Kecamatan Besitang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat korban banjir dari
Kecamatan Besitang, Sei Lepan, dan Brandan Barat itu menjadi wadah penyampaian
perkembangan terbaru terkait proses verifikasi dan sinkronisasi data calon
penerima bantuan tahap II yang saat ini tengah diproses oleh pemerintah pusat.
Zoom meeting tersebut diikuti oleh Pelaksana Tugas (Plt.)
Direktur Statistik Ketahanan Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dr. Budi
Santoso, S.ST., M.Si, Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban
Bencana (PSKB) Kementerian Sosial RI Cece Suryani, serta Koordinator Wilayah
Sumatera Satgas PRR Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P.
Sementara dari Kabupaten Langkat hadir Plt. Bupati Langkat
Tiorita Br. Surbakti, SH, Sekretaris Daerah Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP,
Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., para kepala OPD di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, Camat Besitang, serta ribuan
masyarakat terdampak banjir.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa sebanyak 73.321
warga telah tercatat sebagai calon penerima bantuan korban banjir Kabupaten
Langkat tahap II. Bantuan yang direncanakan meliputi jaminan hidup, stimulan
ekonomi, dan bantuan isi hunian.
Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB)
Kementerian Sosial RI, Cece Suryani, menjelaskan bahwa proses penyaluran
bantuan masih menunggu penyelesaian validasi data oleh BPS.
"Kami terus berupaya dan tidak pernah mengabaikan
Langkat. Saya tahu persis bagaimana kondisi Kabupaten Langkat ketika banjir.
Kami dari Kementerian Sosial akan terus memberikan pembaruan setelah data kami
terima dari BPS," ujarnya.
Sementara itu, Plt. Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS
RI, Dr. Budi Santoso, menyampaikan bahwa data korban banjir Kabupaten Langkat
saat ini telah memasuki tahap ke-9 dari total 11 tahapan proses.
"Kami sedang melakukan sinkronisasi data. Mohon
masyarakat bersabar. Setelah proses ini selesai, data akan disampaikan kepada
Kementerian Sosial, Satgas PRR Sumatera, BNPB, Kementerian PMK, dan Kementerian
PKP untuk memasuki tahapan berikutnya," jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahapan akhir seluruh data akan
diajukan ke Kementerian Keuangan sebagai dasar penganggaran bantuan.
"Kami bersama Badan Pusat Statistik akan terus
mempercepat proses ini dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi
masyarakat Kabupaten Langkat," tambahnya.
Di hadapan ribuan warga, Ketua Aliansi Menjemput Keadilan,
Sauli Lubis, mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak
mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah perjuangan bersama.
"Tahapan pencairan bantuan tinggal sedikit lagi. Jangan
mau terpecah belah oleh provokator sehingga perjuangan kita semua tidak
sia-sia," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br.
Surbakti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus berada di
garda terdepan memperjuangkan hak-hak masyarakat korban banjir hingga bantuan
tersebut benar-benar terealisasi.
"Kalian itu adalah saya dan saya adalah kalian. Saya
akan terus berada di barisan terdepan untuk memperjuangkan hak-hak
kalian," tegas Tiorita yang disambut antusias ribuan masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Langkat,
Tiorita juga mengungkapkan bahwa pada 4 Agustus 2026 dirinya akan bertolak ke
Jakarta bersama perwakilan masyarakat korban banjir untuk bertemu kementerian
terkait. Pertemuan tersebut bertujuan mendorong percepatan penyelesaian proses
administrasi dan penyaluran bantuan agar segera diterima oleh masyarakat yang
berhak.
Di akhir kegiatan, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H.
Tambunan, S.E., S.I.K. mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah menyampaikan
aspirasi secara tertib, damai, dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban
masyarakat selama proses perjuangan bantuan berlangsung.
Kapolres menegaskan bahwa Polres Langkat tidak hanya
bertugas menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga berkomitmen mengawal proses
penyelesaian bantuan bersama Pemerintah Kabupaten Langkat agar berjalan cepat,
tepat, dan sesuai harapan masyarakat.
"Kami bersama Ibu Plt. Bupati Langkat akan terus
mengawal proses ini hingga tuntas. Kami ingin seluruh tahapan berjalan dengan
baik sehingga bantuan dapat segera diterima masyarakat dan permasalahan ini
tidak berlarut-larut. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga
kondusivitas, tidak mudah terprovokasi, serta terus mempercayakan proses ini
kepada pemerintah," tegas AKBP Hannry P.H. Tambunan.
Sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Langkat,
Polres Langkat, Satgas PRR Sumatera, Kementerian Sosial, BPS RI, serta seluruh
pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian seluruh tahapan
administrasi, sehingga bantuan bagi puluhan ribu korban banjir di Kabupaten
Langkat dapat segera direalisasikan dan memberikan kepastian bagi masyarakat.(Ril/Red).
