Terduga Pelaku Pembunuhan Ditembak Polisi, WG : Saya Sakit Hati

Senin, 13 Mei 2019 / 03:11
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP terhadap mayqt korban Malu Sembiring


e-news.id

Binjai - Pelarian terduga pelaku pembunuhan Malu Sembiring, (63) warga Dusun Simpang Burah, Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingei, Langkat, berhasil dikandaskan petugas jajaran Sat Reskrim Polres Binjai, Senin (13/5).

Terduga pelaku yang diketahui berinisial WG (25) warga Dusun Bangun Mulia, Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingei, Langkat, berhasil ditangkap petugas saat berusaha kabur di Terminal Bus Pekan Baru, Provinsi Riau.

Kronologis penangkapan WG bermula dari ditemukan sesosok mayat dengan posisi tubuh tertelungkup di sebuah gubuk dan dipenuhi luka lebam dari hantaman benda tumpul serta luka senjata tajam.

Dari olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian ditemukan beberapa barang bukti berupa pakaian berlumuran darah, beberapa potong kayu, sebilah parang, satu unit handphone, dan sebuah sebo.

Dari sana, polisi selanjutnya melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembunuhan keji tersebut dan berhasil mengamankan pelaku yang tidak lain adalah kerabat korban yaitu WG.

Saat akan diamankan, WG berusaha kabur dengan cara melawan , tidak ingin buruannya terlepas, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur yaitu menembak kaki pelaku yang sebelumnya telah diberi peringatan.

Kapolres Binjai saat memaparkan terduga pelaku pembunuhan Malu Sembiring 


Kepada e-news.id, WG mengaku tega menghabisi nyawa Malu Sembiring dikarenakan sakit hati lantaran korban ingkar janji kepadanya.

"Aku sakit hati bang, awalnya dia janji sama aku cabe di ladang dia itu aku yang galas (panen-red), tapi setelah aku datang malah dia bilang sudah dikasi ke orang lain, terus berkelahi kami dan kupukul dia pakai kayu sama parang bang," ungkap WG.

WG juga mengungkapkan rasa penyesalannya karena telah menghabisi nyawa korban serta meminta maaf kepada keluarganya.

"Aku nyesal bang, aku gak ada niat bunuh dia, itu aku buat karena sakit hati sama dia, kepada keluarga bolang itu aku juga minta maaf kali," ungkapnya sembari menahan perih pada kaki akibat luka tembak.

Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto SH Sik MH, dalam press rilisnya kepada awak media mengapresiasi kinerja jajaran Sat Reskrim Polres Binjai yang telah berhasil mengungkap serta menangkap pelaku pembunuhan tersebut hanya dalam kurun waktu tiga hari.

"Saya sangat mengapresiasi kinerja anggota kita yang telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan ini dalam waktu singkat yaitu tiga hari, selain itu, saya juga menegaskan kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Binjai, untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum, karena pasti akan kita tindak tegas," ujar Kapolres. (RFS).
Komentar Anda

Terkini