Pemko Binjai dan Pengelola IPAL Berikan Batuan Kepada Korban Ledakan

Rabu, 11 Juli 2018 / 05:34
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Binjai bersama Ibu Susi sebagai Pengelola IPAL saat memberikan bantuan kepada korban MAF


e-news.id

Binjai - Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama dengan pengelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Sanimas IDB, memberikan bantuan sejumlah uang tunai kepada MAF (5) Warga Kecamatan Binjai Barat, Binjai, yang beberapa waktu lalu menjadi korban dari ledakan IPAL di Jalan Cangkul, Kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara, Binjai, Rabu (11/7).

Bantuan yang diberikan secara langsung oleh perwakilan Pemko dan pengelola IPAL diterima oleh orang tua korban Maulizar di kediaman mereka, yang terletak tidak jauh dari lokasi ledakan kemarin.

Bantuan berupa uang tunai yang berjumlah sebesar sepuluh juta rupiah itu, diberikan Pemko Binjai dan pengelola IPAL untuk membantu biaya perobatan bagi korban yang mengalami luka bakar pada bagian tangan, kepala, wajah, telinga serta lehernya.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Binjai, Ridho Indah Purnama, yang menyampaikan bahwa bantuan tersebut adalah bentuk empati kepada korban.

"Bantuan yang kita berikan itu, adalah bentuk empati kita terhadap korban, semoga dengan bantuan tersebut, setidaknya kita bisa meringankan beban bagi korban, khususnya kedua orang tuanya," ujar Ridho.

Satu dari kiri, korban yang sudah terlihat bermain dengan teman seusainya


Saat ditemui dikediamannya, ayah korban Maulizar mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan pihak Pemko Binjai dan Pengelola IPAL, dimana bantuan tersebut setidaknya meringankan beban keluarga pasca anaknya menjadi korban dari ledakan kemarin.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemko Binjai dan pengelola IPAL, karena telah memberikan bantuan kepada kami dan sejujurnya bantuan ini telah meringankan beban kami," ucap Maulizar.

Saat ditanya, bagaimana kondisi kirban saat ini, Maulizar kembali menambahkan, bahwa kondisi korban sudah mulai membaik, hanya beberapa bekas luka bakar yang belum mengering dan kedepan dirinya juga berencana akan membawa putra pertamanya itu ke dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT).

"Anak saya alhamdulillah sudah mulai membaik, hanya beberapa bekas luka bakar yang belum mengering dan dalam waktu dekat ini kami akan bawa ke dokter THT untuk periksa," tambahnya.

Disaat bersamaan, terlihat korban MAF sudah bermain seperti sedia kala bersama teman seusianya dan tidak menunjukkan tanda-tanda trauma ataupun rasa sakit yang diderita. (RFS).

Komentar Anda

Terkini