![]() |
| Ribuan masyarakat Kabupaten Langkat antusias menghadiri kegiatan tausiyah yang disampaikan oleh ustad kondang Das’ad Latif di Alun-Alun T. Amir Hamzah, Stabat, Jumat (16/1/2026). |
e-news.id
Langkat - Ribuan masyarakat Kabupaten Langkat antusias menghadiri kegiatan tausiyah yang disampaikan oleh ustad kondang Das’ad Latif di Alun-Alun T. Amir Hamzah, Stabat, Jumat (16/1/2026). Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dan digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 yang jatuh pada 17 Januari 2026, sekaligus bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 Hijriah.
Sejak sore hari, alun-alun T. Amir Hamzah dipadati warga
dari berbagai kecamatan di Kabupaten Langkat. Antusiasme masyarakat terlihat
jelas saat mengikuti rangkaian acara hingga tausiyah berlangsung, mencerminkan
semangat kebersamaan dan religiusitas dalam menyambut hari jadi daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD
Provinsi Sumatera Utara Ricky Anthony, SH, Kapolres Langkat AKBP David Triyo
Prasojo, SH, S.I.K., Dandim 0203/LKT yang diwakili Pabung Mayor Inf. Hasanuddin
Batubara, S.Sos., Kajari Langkat Asbach, SH, Ketua DPRD Langkat yang diwakili
H. Ajai Ismail, Ketua TP PKK Kabupaten Langkat Ny. Hj. Endang Kurniasih Syah
Afandin, Sekda Langkat Amril, S.Sos., M.AP, Danyon 8 Marinir yang diwakili
Danki E Kapten Mar Rizal Ardiansyah, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara
Fatimah, S.Si., M.Pd., para kepala perangkat daerah, serta
para camat se-Kabupaten Langkat.
Sebelum tausiyah dimulai, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH
menyampaikan sambutan dan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya
kegiatan yang mengandung dua momentum penting sekaligus, yakni peringatan Hari
Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah, kegiatan yang kita laksanakan sore ini
memiliki dua momen penting yang bersamaan, yaitu menyambut Hari Jadi Kabupaten
Langkat ke-276 dan peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 Hijriah. Insya Allah,
ini merupakan keberkahan dari Allah SWT bagi kita semua,” ujar Bupati.
Syah Afandin juga menjelaskan bahwa peringatan Hari Jadi
Kabupaten Langkat tahun ini dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk
keprihatinan atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah, baik di
Provinsi Sumatera Utara maupun di Sumatera Barat dan Aceh.
“Tahun ini kita hanya menggelar satu kegiatan saja, seperti
yang kita laksanakan sore ini. Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan
bersama Forkopimda, sebagai bentuk empati dan keprihatinan kita terhadap
saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa bencana yang terjadi
bukanlah bentuk kebencian Allah SWT kepada umat-Nya, melainkan peringatan agar
manusia melakukan introspeksi diri. Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk
dirinya sebagai pemimpin daerah, untuk merenungkan dan memperbaiki diri atas
amanah yang telah diberikan.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustad Das’ad Latif
menyampaikan pesan-pesan keimanan dan moral kepada para jamaah. Ia menegaskan
bahwa tidak ada manusia yang terbebas dari dosa, kecuali Nabi Muhammad SAW,
sehingga setiap individu dituntut untuk terus berupaya mengurangi dosa dan
memperbanyak amal kebaikan.
“Setiap kebaikan dan keburukan kita ada yang mencatat.
Karena itu, selain menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya, kita juga harus
saling menjaga, saling mengingatkan, dan berbuat baik kepada sesama,” tutur
Ustad Das’ad.
Ia juga berpesan kepada para pemimpin daerah agar senantiasa
berbuat untuk kepentingan masyarakat serta melahirkan kebijakan dan peraturan
yang benar-benar dirasakan manfaatnya dan menyentuh kebutuhan rakyat.
Kegiatan tausiyah berlangsung dengan khidmat dan penuh
kekhusyukan, menjadi momentum refleksi spiritual bagi pemerintah daerah dan
masyarakat Kabupaten Langkat dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Langkat
ke-276. (Ril/Red)
