-->

Sedih... Istri Bunuh Diri Pakai Kain Gendongan, Suami Sempat Terima SMS "Pulang Bang"

Selasa, 27 Juli 2021 / 17:39

Bunuh diri : Seorang istri memilih bunuh diri menggunakan kain gendongan di Kecamatan Selesai, Langkat.


e-news.id


Langkat - Kisah pilu terjadi di Kabupaten Langkat. Seorang istri memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan sebuah kain gendongan di dalam rumahnya sendiri, Selasa (27/7/2021).

Korban diketahui berinisial YH (31). Ia tercatat sebagai warga Dusun Jengki Kemawar, Desa Tanjung Merahe, Kecamatan Selesai, Langkat. YH ditemukan tewas pada Senin 26 Juli 2021 sekira pukul 14:30 WIB kemarin.


Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui oleh suami korban sendiri, yaitu AD. Ia sempat menerima pesan singkat atau dengan istilah lain SMS dari telepon genggam miliknya yang bertuliskan "pulang bang".

Dikarenakan tidak memiliki pulsa pada handphone miliknya, AD hanya membaca pesan singkat yang ia terima dari sang istri dan bersiap untuk pulang ke rumahnya.


Berselang 1 jam setelah menerima SMS dari istrinya, AD pun tiba di rumah. Ia melihat pintu rumah tidak terkunci dan langsung masuk untuk mencari korban YH.

Betapa terkejutnya AD, setibanya di dalam rumah. Ia melihat istrinya telah kaku tergantung pada sebuah kain gendongan tepat di bawah pintu kamar rumah mereka.


AD pun berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, untuk memberikan pertolongan kepada istrinya. Namun naas, nyawa korban tidak tertolong, YH tewas dikarenakan tercekik kain gendongan yang mengikat lehernya.
Bersambung>>

[cut]
Olah TKP : Petugas kepolisian melakukan olah TKP pada tubuh korban bunuh diri di Kecamatan Selesai, Langkat.


Warga yang mengetahui kejadian itu lantas menghubungi pihak kepolisian. Petugas kepolisian dari Polsek Selesai jajaran Polres Binjai, langsung bergegas ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara, sekaligus mengambil keterangan beberapa orang saksi di sana.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan olah TKP oleh pihak kepolisian dibantu tenaga medis Puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. YH dinyatakan meninggal dunia murni karena bunuh diri.


Selanjutnya, pihak keluarga juga membuat surat pernyataan yang berisi, menerima kematian korban dikarenakan bunuh diri dan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi pada tubuh YH.

Peristiwa itu dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo, melalui Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Sisiwanto Ginting, mengatakan, korban murni bunuh diri.


"Benar, telah terjadi peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan sebuah kain gendongan, berdasarkan olah TKP kita murni bunuh diri. Pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan menerima kematian korban," kata AKP Siswanto Ginting.

Ketika ditanya, latar belakang atau alasan korban nekat menghabisi nyawanya sendiri, Kasubbag Humas Polres Binjai, menambahkan, diduga persoalan ekonomi.


"Untuk penyebabnya, berdasarkan keterangan saksi di lapangan karena persoalan ekonomi yang membuat korban memilih untuk bunuh diri," tambahnya. (RFS).
Komentar Anda

Terkini