Setelah 3 Hari Tenggelam, Bocah 13 Tahun Ini Akhirnya Ditemukan Tidak Bernyawa.

Selasa, 12 September 2017 / 03:28

Korban saat dievakuasi personil BPBD Kota Binjai 


e-newsbinjai.com

Binjai - Setelah 3 hari tenggelam saat usai menyelamatkan adik kandungnya yang nyaris tenggelam di aliran sungai Bingei, seorang bocah bernama Marwan Syahputra (13) warga Jalan Linggis Lingkungan II, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa (12/9) sekitar pukul 07:20 WIB pagi.

Marwan Syahputra pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai yang tengah melakukan pencarian di aliran sungai Bingei tepatnya di sekitar bendungan sungai Bingei Jalan Kuala Madu Limau Manis, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

Informasi yang berhasil dihimpun e-newsbinjai.com terkait ditemukannya mayat bocah 13 tahun tersebut berawal dari, personil BPBD Kota Binjai yang tengah melakukan pencarian terhadap korban tenggelam yang diketahui telah hanyut selama 3 hari terakhir ini, dan ketika tengah melakukan pencarian itu, personil dari Penanggulangan Bencana (PB) melihat sesosok mayat yang sudah terapung dan diyakini adalah mayat dari korban Marwan Syahputra.

Setelah itu, personil PB pun langsung melakukan evakuasi terhadap korban Marwan Syahputra, sembari menghubungi pihak keluarga korban, dan atas permintaan dari pihak keluarga korban, mayat Marwan Syahputra langsung dibawa kerumah korban untuk dikebumikan di area pekuburan sekitar tempat tinggalnya.

Korban, usai dievakuasi dari dalam sungai Bingei 


Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai Ahmad Yani S, STP M.AP ketika dikonfirmasi e-newsbinjai.com terkait penemuan mayat korban tenggelam di aliran sungai Bingei tersebut, mengatakan bahwa personil dari BPBD Kota Binjai telah berhasil menemukan korban Marwan Syahputra dalam kondisi tidak bernyawa.

"Benar, saat ini anggota kita telah berhasil menemukan seorang korban yang hanyut serta tenggelam di aliran sungai Bingei, dan atas permintaan dari pihak keluarga korban meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan," ujar Ahmad Yani.

Korban semasa hidup


Ahmad Yani juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang ada di Kota Binjai, untuk lebih berhati-hati dan selalu mengawasi kegiatan anak-anak mereka terlebih jika tengah bermain di sekitar aliran sungai.

"Saya turut menghimbau kepada masyarakat Kota Binjai, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran sungai untuk berhati-hati serta selalu mengawasi anak-anak mereka jika tengah bermain di sungai, terlebih saat ini sudah masuk musim penghujan," tambahnya.

Sebelumnya, pada hari Minggu 10 September 2017 kemarin, seoarang bocah berumur 13 tahun bernama Marwan Syahputra dinyatakan hanyut dan tenggelam di aliran sungai Bingei, saat berusaha menyelamatkan adiknya yang nyaris tenggelam di sungai tersebut, namun naas bagi korban setelah berusaha menyelamatkan adiknya itu, diduga korban mengalami kram pada kakinya hingga terbawa arus sungai dan tenggelam. (RFS).
Komentar Anda

Terkini