1 Hari Menghilang, Bocah Terbelakang Mental Ditemukan Tewas Tenggelam.

Sabtu, 16 September 2017 / 13:45
Korban Jagat Wijaya ketika berada dirumah duka. 



e-newsbinjai.com

Binjai - Setelah dinyatakan menghilang selama 1 hari, bocah yang masih berusia 9 tahun bernama Jagat Wijaya (9) warga Jalan Pangkalan Brandan Lingkungan I, Kelurahan Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat, ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir sebuah Paluh tak jauh dari kediamannya, Sabtu (16/9) sekitar pukul 15:00 WIB sore.

Bocah yang mengalami keterbelakangan mental itu, diduga terperosok kedalam sebuah Paluh saat dirinya tengah asik bermain dipinggiran Paluh tersebut, hingga akhirnya korban ditemukan tidak bernyawa oleh seorang pria bernama Haris (18) warga Jalan Pangkalan Brandan Lingkungan I, Kelurahan Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat, ketika tengah mencari hewan ternak miliknya.

Informasi yang berhasil dihimpun e-newsbinjai.com terkait tewasnya korban Jagat Wijaya yang ditemukan dipinggiran sebuah Paluh itu, berawal pada hari Jumat 15 September 2017 sekitar pukul 16:00 WIB, dimana korban Jagat Wijaya yang seperti biasa bermain disekitaran tempat tinggalnya.

Namun, hingga pukul 18:00 WIB, putra dari pasangan Ardiansyah dan Nurasyah itu tidak juga kembali ke rumahnya, hingga membuat pihak keluarga mulai merasa resah, dan langsung mencari korban ke sekitaran kampung tempat mereka tinggal.

Pihak Keluarga yang sudah berusaha untuk mencari keberadaan korban, tak kunjung membuahkan hasil, hingga akhirnya membuat laporan pengaduan tentang hilangnya sanak keluarga mereka ke Mapolsek Pangkalan Susu, mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian Polsek Pangkalan Susu dan dibantu warga sempat melakukan pencarian hingga ke pelosok kampung tersebut, namun belum juga membuahkan hasil.

Paluh, tempat korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa 


Hingga pada keesokan harinya sekitar pukul 15:00 WIB, salah satu saksi yang bernama Haris hendak mencari hewan ternak miliknya disekitaran Paluh yang berada di kampung itu dan menemukan sesosok mayat anak laki-laki yang berada dipinggiran Paluh tersebut  .

Melihat adanya sesosok mayat anak laki-laki di pinggir Paluh itu, Haris pun berteriak untuk memberitahukan temuannya kepada masyarakat yang berada di sekitaran Paluh tersebut, pihak keluarga dan kepolisian Polsek Pangkalan Susu yang mendapat informasi tentang ada nya temuan sesosok mayat anak laki-laki, langsung menuju ke Paluh yang dimaksud, dan ternyata mayat itu adalah korban Jagat Wijaya yang dinyatakan menghilang selama 1 hari kemarin.

Mendapati hal itu, pihak kepolisian Polsek Pangkalan Susu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara sembari mengevakuasi korban ke daratan dan selanjutnya membawa korban ke rumah sakit Pertamina Pangkalan Susu untuk dilakukan pemeriksaan penyebab kematian dari korban.

Setelah pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan luar, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan outopsi pada korban dan memilih untuk langsung membawa mayat korban ke rumah duka dimana selanjutnya korban akan dikebumikan di area pekuburan sekitar tempat tinggalnya.

Korban Jagat Wijaya semasa hidupnya 


Kasubag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan ketika dikonfirmasi e-newsbinjai.com membenarkan adanya penemuan sesosok mayat anak laki-laki di pinggir sebuah Paluh, yang sebelumnya dinyatakan menghilang oleh keluarganya.

"Benar, anggota kita telah menerima informasi tentang hilangnya seorang bocah berusia 9 tahun dan akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir sebuah Paluh," ujar Arnold.

Saat ditanya apakah pada tubuh korban ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka yang menyebabkan kematian bagi korban, Arnold kembali menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan luar di rumah sakit tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Dari hasil pemeriksaan luar di rumah sakit, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan atas permintaan dari pihak keluarga, mayat korban langsung dibawa ke rumah duka," tambah Arnold. (RFS).


Komentar Anda

Terkini